Alasan 'Kekejaman'
19.48
Grup Penulis FaceBook

Aku adalah seorang ibu....
ibu yang kejam .....
Aku adalah seorang guru .....
guru yang kejam .....
Aku seorang teman ....
teman yang kejam ............. jadi
Aku adalah ibu,guru dan teman yang kejam
ketika kau asyik menonton TV ..... matikan!
ketika kau asyik baca komik .... tutup!
ketika kau asyik bermain .....pulang!
Kau akan cemberut .... sebel ... marah ....
Tapi ibu tidak berhenti tidak menyerah .....
Maafkan kekejaman ibu telah mengusik keasyikanmu
Tapi ...... suara adzan memanggil-manggil kita sayang ....
Dan kau tersenyum ..... senyummu melembutkan hati ibu ....
Jangan lupa kau doakan ibu agar tidak pernah bosan mengingatkanmu
aku bukan penulis tapi ingin menulis
(By Budi Setya Ayu)
Posted in
Puisi
07.04
Grup Penulis FaceBook

DESAHAN NYANYIAN JIWAKU
MENGALUN INDAH BAK BULU PERINDU
MENGALIR BERSAMA DESAHAN CINTAKU
MELIPUTI SELURUH PERASAANKU
SEPERTI AWAN PUTIH TIPIS
MEMAYUNGI BAYANG – BAYANGMU
AKU INGIN KAU MENATAPKU
DIMATAKU ADA PENDARAN BINTANG
MELUKISKAN KETULUSAN HATIKU
JANGAN KAU USIK NYANYIAN SUCIKU
DIAMLAH . . . LAYANGKAN SUKMAMU
NIKMATI SEJENAK ELUSAN SIMPONI KALBUKU
HINGGA AKU AKU USAI PERGI BERLALU
MENINGGALKAN DEBU DARI SERPIHAN HANCURNYA HATIKU . .
Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y_Y
Aku sembunyikan cinta
Jauh kedalam alam sukmaku
Terbalut elok agar tetap indah
Terhalau cela bukan pada tempatnya
Cinta sudah bersemi selayaknya
Tak perlu tanya atau dengan prasangka
Tak berkata diampun juga
Tak perlu jawabnya
Melayangkan pandang sebagai anugerah
Biarlah
Tersimpan larut kegelisahannya
Terombak rindu tiada bertepi
Beriak hasrat sua tak terkendali
Dalam hamparan makna tersyukuri
Cintaku biarlah tetap begini
(Siti Chotidjah)
Posted in
Bangga Indonesia
16.24
Grup Penulis FaceBook

Indonesia adalah tanah airku
Tanah tumpah darahku
Raga dan jiwaku sedia membelamu
Hingga tetes darah terakhirku
Indonesia adalah bangsa cintaku
Anugerah terbesar dalam hidupku
Gerak langkahku menjunjungmu
Indonesia, Impian besarku
Hidup adalah sebuah Perjuangan. Dan perjuangan membutuhkan pengorbanan. Sekitar tiga ratus lima puluh tahun Indonesia dijajah. Penganiayaan dan kekerasan terjadi dimana-mana. Mayat berserakat dan korban terus berjatuhan. Dengan prinsip Hidup Merdeka, Mati Mulia. Timbul semangat dari para pemuda Indonesia yang bertekad merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Dan dengan berkat rahmat Allah impian tersebut tercapai.
Rangkaian panjang perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan menunjukan peran penting generasi muda. Generasi penerus yang harus mengisi kemerdekaan dengan optimisme hidup. Perjuangan tidak berhenti sampai disini, meskipun Kolonialisme sudah lama meninggalkan Indonesia. Perjuangan masih terus berlanjut, maka sebagai generasi muda, tak semestinya energi perjuangan kita pudar. Generasi muda adalah harapan bangsa, penerus perjuangan para pahlawan bangsa. Kobarkan tekadmu, nyalakan semangatmu, kumpulkan kekuatanmu maju bersama untuk Indonesia tercinta. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.
Tanpa di minta, saya sebagai anak bangsa yang mencintai dan mengagumi Indonesia, berusaha memberikan sumbangsihnya. Baik dalam bentuk tulisan atau ide yang ingin saya tuangkan. Ungkapan pepatah bijak “Jangan tanyakan apa yang telah Negara berikan kepadamu, tapi apa yang sudah kamu berikan kepada Negara”.
Paling utama yang harus kita banggakan adalah bangga terhadap diri sendiri. Diri kita sangatlah bernilai dan berharga. Karena Allah menciptakan kita dengan sebaik-baiknya. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. Al-Tiin : 95 [4]).
Di balik penciptaan kita sebagai makluknya, pasti Allah mempunyai suatu tujuan yang sangat mulia. Di diri kita tertanam karakteristik yang berbeda-beda satu sama lain. Dari sejak kecil kita di ajarkan bagaimana memahami mana yang baik dan buruk. Ingatlah walaupun sekarang hidup kita lebih tinggi, tapi jangan membuat lupa siapa diri kita sebenarnya. Dan Mudaers juga jangan memandang diri kamu rendah. Karena semua manusia di mata Allah sama. Bedanya ketaqwaan yang kita kerjakan.
“Ada Obsesi, ada jalan”. Buat mudaers kalimat tersebut penting banget. Karena kita hidup harus punya sebuah obsesi. Kenapa? Agar hidup kita menjadi lebih bermakna. Mungkin sebagian mudaers bisa bilang “Jalanin aja hidup seperti air yang mengalir”. Itu yang salah, karena tanpa kita pikir memang hidup mengalir dengan sendirinya. Tapi kalau begitu kita ga punya prinsip donk! Mudaers ga mau kan di bilang dimana angin berembus di situ dia akan mengikuti atau dibilang ikut-ikutan. Nah tentuin dari sekarang langkah mudaers ke depan nanti bagaimana, jangan bagaimana nanti. Karena sukses di masa depan ditentuin dari yang kita kerjakan sekarang. Setujukan!
Sudut pandang kita terhadap Indonesia takkan pernah habis. Jika kita mau menelusuri Indonesia lebih jauh, semakin bertambah cinta kita terhadap Tanah Air Indonesia. Salah satu yang bisa diuraikan oleh saya adalah bangga terhadap Indonesia, dari sisi hobi, minat, dan kecintaan Mudaers. Semoga bermanfaat.
Bangga dengan Musik Indonesia
Musik adalah salah satu hasil karya seni seseorang atau kelompok. Seringkali musik digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan oleh si penciptanya. Awalnya pencipta hanya membuat musik untuk di nikmati sendiri. Tapi semakin berkembangnya kemajuan, musik dinikmati banyak orang. Banyak pendatang baru mencoba karirnya lewat lagu yang di senandungkan lewat aliran musik yang berbeda. Walaupun banyak pendatang baru bermunculan, tetapi tidak mengurungkan niat mereka untuk dapat menembus belantika musik Tanah Air. Meski mereka membuat musik agak sulit dan sering di tolak pembuatan albumnya. Kenyataannya banyak yang tetap terjun di dunia musik. Musik adalah seperti bagian hidup, tanpa musik dunia terasa mati. Masa sich.!
Dalam seni musik, tentunya mudaers pun mengenal seni lainnya. Seperti seni rupa, tari, teater, sastra dan drama yang dikemas dalam sebuah pertunjukan. Dahulu sebuah pertunjukan dilakukan untuk memperkenalkan atau mempromosikan baik berupa kebudayaan atau kesenian yang dimiliki daerah. Meskipun cara ini tertinggal jauh dengan adanya media elektronik, tapi cara ini lebih efektif untuk menarik banyak perhatian.
Begitu cepatnya perkembangan musik di Indonesia. Mulai dari penyanyi dan lagu yang dibawakan. Dunia musik tidak hanya di gemari kalangan anak muda, bahkan Ibu rumah tangga, tukang ojek, pejabat pun tidak mau ketinggalan. Karena musik bisa mengekspresikan diri, emosi dan perasaan. Dahulu musik sudah ada untuk mengiringi upacara-upacara keagamaan.
Mudah-mudahan para musisi terus berkarya dalam industri musik. Dan semoga hasil karya anak muda di dunia musik bisa memberikan prestasi Indonesia di mata dunia.
Bangga dengan Olah raga Indonesia
Walaupun dalam tahun terakhir Indonesia baru berlaga dalam Kejuaraan Piala Asia 2007 yang berlangsung di Stadion Istora Bung Karno, tapi kita patut acungin jempol dengan prestasi anak bangsa yang telah mengukirnya.
Bagaimanapun Olah raga Indonesia memang masih jauh ketinggalan dari negara tetangga, tapi itu semua tidak membuat atlet-atlet muda Indonesia putus asa dan menyerah. Mereka masih mempunyai harapan dan cita-cita untuk membawa kejayaan Indonesia kembali. Mereka akan terus berjuang dan membuktikan kemampuan bangsa Indonesia. Kedepan Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam acara Sea Games 2011. Semangat Indonesia!!!
Bangga dengan Masakan Indonesia
Indonesia Culinary. Mungkin mudaers lebih mengetahui tentang berbagai jenis makanan dan cita rasa masakan di Indonesia. Betapa Ajibnya! Masakan Indonesia. Mulai dari Kari Ayam dari Aceh, Daun Singkong Tumbuk dari Medan, Rendang Daging dari Padang, Pempek dari Palembang, Soto Betawi dari Jakarta, Karedok dari Jawa Barat, Gudeg dari Yogyakarta, Soto madura dari Jawa Timur, Sate Lilit Ayam dari Bali, Ayam Bakar Taliwang dari Lombok, Sate Payau dari Kalimatan, Perkedel Jagung dari Sulawesi, Cumi Hitam Papua dari Papua, Dodol dari Garut dan lain sebagainya. Tidak hanya Indonesia kaya dengan masakan daerahnya tetapi juga bahwa Indonesia kita kaya akan rempah-rempah. Mudaers dapat temui diantaranya jahe, kencur, lengkuas, temu kunci, kunyit, daun jeruk, daun salam, daun kemangi, daun sereh, lada, kemiri, ketumbar, cengkih dan lain-lain. Semua itu selain bermanfaat untuk bumbu masakan bisa juga digunakan untuk pengobatan.
Jika mudaers perhatikan di setiap rumah makan atau restoran, menu makanan tradisional dari berbagai pelosok tanah air hampir semua tersedia. Ya, Kelezatan masakan Indonesia siap berpetualang dan menguncang selera. Selamat mencoba!
Bangga dengan Budaya Indonesia
Kekayaan budaya Indonesia pada dasarnya bersumber dari tradisi kultural daerah. Kebudayaan bisa diartikan wujud dari prilaku nenek moyang bangsa kita. Kebudayaan ini secara turun temurun diwariskan oleh mereka. Kesadaran menjaga dan melestarikan terhadap kebudayaan Indonesia, menjadi masalah bersama. Agar orang asing atau negara lain tidak bisa mengklaim sebagai miliknya.
Kebudayaan sangatlah mempengaruhi kehidupan masyarakat. Sebab budaya adalah hasil rasa, cipta dan karya tangan manusia. Zaman telah membuat manusia untuk berpikir maju dengan menciptakan budaya. Hasil budaya yang mempunyai nilai dan Ilmu pengetahuan, sehingga mengubah kehidupan manusia semakin lebih baik. Seiring berkembangan zaman menyadarkan kita bahwa manusia takkan berhenti untuk mengembangkan budaya.
Meskinpun, perkembangan budaya sangat pesat. Mudaers harus hati-hati. Karena arus globalisasi begitu deras, apalagi sekarang banyak budaya asing masuk dan tumbuh di lingkungan kita. Kita ngga mau kan dibilang kebudayaan bangsa Indonesia norak atau kuno, karena sikap kita yang ikut-ikutan bangga dengan budaya asing. Padahal nilai dan norma kebudayaan yang kita miliki jauh lebih baik. Lihat saja, sebelum budaya asing masuk, jarang sekali tindakan kekerasan, penganiayaan, dan pelecehan sexsual kita temui. Karena sadar akan harkat dan martabat dirinya maupun bangsa. Sebaliknya sikap senonoh, terbuka dan terkesan vulgar bangga ditampilkan pada tempat umum. Akhirnya menjatuhkan harkat dan martabat diri dan bangsa sendiri. Maka sebagai mudaers harus menyadari kalau budaya bangsa kita lebih bernilai dan bermoral dibandingkan dengan budaya asing.
Bangga dengan Objek Wisata Indonesia
Sebuah kebanggaan bersejarah bagi Indonesia. Candi Borobudur yang melambangkan salah satu simbol dari tujuh keajaiban dunia. Bangunan Prestisius yang membuktikan pada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar.
Tidak bisa dipungkiri, kemegahan Candi Borobudur termasuk kebudayaan paling besar yang di miliki Indonesia. Bangunan ini adalah hasil karya anak bangsa yang telah mengukir prestasi bangsa Indonesia di mata dunia. Jika Mudaers memiliki jiwa berpetualang dan gemar keliling dunia. Pasti Mudaers mengetahui banyak tempat-tempat objek wisata di Indonesia. Salah satu yang menarik di Indonesia sebagai tempat para wisatawan lokal atau asing adalah Candi Borobudur, sebagai tempat bersejarah pada jaman Mataram Hindu. Selain Candi Borobudur, masih banyak tempat-tempat wisata lainnya diantaranya Candi Prambanan, Malioboro, Danau Toba, Pulau Seribu, Palau Komodo, Lombok, Bali, Gunung Tangkuban Perahu, dan sebagiannya. Serta panorama keindahan alam lainnya.
Objek wisata Indonesia sangat Indah dan menawan jika dibandingkan dengan objek wisata mancanegara lain. Pemerintah Indonesia harus lebih memperkenalkan dan mempromosikan kepada dunia luar. Agar pendapatan devisa negara bertambah, sehingga taraf kehidupan Indonesia lebih sejahtera.
Bangga dengan Warisan Indonesia
Batik adalah salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang di akui Badan Dunia UNESCO sebagai warisan budaya “tak benda” pada tanggal 2 Oktober 2009 dan mendapat pangakuan resmi secara Internasional. Patut kita syukuri di tengah maraknya kostum-kostum rancangan desainer dari berbagai dunia. Tapi batik menampilkan kekhasanya tersendiri, sehingga menjadikan Kebanggaan bagi masyarakat Indonesia. Selain batik Indonesia juga memiliki Tenun, Songket, Sulam, Aksesoris dan Kerajinan Indonesia lainnya. Sejatinya Batik merupakan Identitas bangsa Indonesia yang harus di jaga dan di lestarikan.
Sontak masyarakat Indonesia pada tanggal 2 Oktober 2009 mengenakan batik. Pada saat itu, terlihat sikap bangga menjadi warga Negara Indonesia yang mengenakan batik. Tidak hanya Ibu rumah tangga, guru-guru, karyawan kantor bahkan intansi swasta maupun pemerintah semua mengenakan batik. Sebagai upaya untuk memperkuat dan perkenalkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang memiliki budaya. Kebijakan pemerintah mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia pada setiap hari jumat mengenakan batik. Sangatlah tepat, sehingga meningkatkan minat masyarakat akan mencintai produk kebudayaannya sendiri.
Buat Mudaers di seluruh Nusantara, saya ada Ide bagus nih. Salah satu kerajinan membuat batik ini bisa kita terapkan di lingkungan sekolah, rumah ataupun perusahaan garmen. Caranya gimana? Kita usul kepada Diknas Pendidikan Daerah atau Pusat buat kurikulum pendidikan yang mewajibkan sekolah jurusan atau mahasiswa mengikuti program pelatihan membuat batik!.
Keuntungannya apa? Kita sebagai bangsa Indonesia yang memiliki batik akan semakin di akui dunia bahwa setiap anak bangsa diberikan keterampilan membuat batik. Tidak hanya itu, kerajinan batik ini bisa jadi jenis usaha kecil, menengah bahkan besar. Bahkan bisa menyerap tenaga kerja. Tentunya kita bisa mengembangkan berbagai desain motif dan corak batik yang sudah ada. Apalagi sekarang sudah banyak aksesori yang terbuat dari batik. Mulai dari ikat pingang, sandal, sepatu, dasi, tas, jilbab atau kerudung dan lainnya. Dari sekian produk batik yang telah kita buat. Kita bisa memasarkan atau mempromosikan produk batik kita ke seluruh dunia. Jadilah bangsa kita pengekspor batik yang keuntungannya bisa nambah uang saku sekolah kita, terus menjadi sumber devisa Negara juga. Benar kan!.
Mudaers yang kreatif. Batik itu Indah dan bagus banyak nilai sejarahnya yang terkandung. Tidak hanya cocok di pakai buat ”Kondangan” bahasa betawinya, batik juga cocok di pakai berbagai jenis acara. Baik dalam acara reakreasi, rapat, seminar, reuni, wisuda dan sebagainya. Untuk mudaers jangan takut terlihat lebih tua ketika memakai batik. Walau ada anggapan batik itu untuk orang tua. Sekarang udah ada batik dengan desain motif dan corak yang di buat khusus untuk muda.
“Saya bangga mengenakan batik, apalagi corak dan motif batik sangat bagus dan bervariatif! Ketika saya memakainya terlihat lebih berwibawa.” Tutur Saefudin, Karyawan Toko Buku Yasmin Pondok Cabe, Tangerang.
Nah, Udah lihat sendirikan. Tunggu apalagi, buruan berpartisipasi ramai-ramai kita mengenakan batik. Sebagai upaya bahwa kita bangga dan cinta terhadap warisan bangsa Indonesia. Let’s go!.
Bangga dengan film Indonesia
Coba kita perhatikan dengan seksama. Tayangan di Television yang menampilkan bermacam-macam acara. Banyak yang hanya menjual mimpi-mimpi belaka. Film-film yang jauh meninggalkan kebudayaan (cultural) bangsa Indonesia. Dan cenderung menampilkan kehidupan yang mewah dan semena-mena. Mudaers sekarang seharusnya kritis terhadap tayangan-tayangan yang hanya memuat unsur seks, penindasan, dan kriminalitas. Selain dapat merusak moral anak bangsa serta bertentangan dengan norma agama. Karena dampak dari tayangan tersebut banyak anak-anak yang meniru dari adegan film yang aktor perankan maupun pesan yang disampaikan dari film tersebut.
Masih ingatkan kita salah satu film yang mengangkat cultural masyarakat Indonesia adalah Si Doel Anak Sekolahan karya Sjuman Djaya. Walaupun film jaman dahulu, tetapi masih di gemari sebagian masyarakat Indonesia.
Film yang bermutu adalah film yang betul-betul memperjuangkan cita-cita dan bukan untuk sekedar hiburan atau tempat yang menguntungkan. Sepatutnya sarana film di Indonesia dijadikan wadah anak bangsa untuk berkreatifitas dan melestarikan budaya bangsa.
Mestinya pemerintah Indonesia harus menjadikan film sebagai jembatan apresiasi yang dapat mendorong generasi muda berkembang dan berpendidikan cerdas. Dan menciptakan generasi yang mempunyai antusias tinggi terhadap produk film Indonesia sendiri. Karena film merupakan bagian dari kesenian dan mempunyai fungsi yang amat mulia.
Hakekatnya Kebanggaan adalah milik makhluk hidup. Siapa pun berhak memperoleh kebanggaan itu. Baik terhadap apa yang melengkat pada dirinya, yang sudah sepatutnya di syukuri atau pun anugerah yang telah Tuhan berikan lewat kelebihan-kelebihan yang Ia terima. Tulisan ini adalah sebuah upaya mensyukuri anugerah Tuhan yang di miliki Indonesia, meski pun tidak se-detail yang pembaca inginkan. Tapi mudah-mudahan bermanfaat. Penulis ingin mengajak generasi muda memberikan sumbangsih kepada bangsa Indonesia. Toh! Pada nantinya generasi mudalah yang akan meneruskan perjuangan bangsa Indonesia.
Oleh Masis Priyanto
Banyak hal telah terjadi di negri ini.. Dengan orang-orang yang berbeda pikir dan keyakinannya. Kebanggaan pada setiap sisi Indonesia.. adalah sesuatu yang niscaya. Semoga tak membuat kita buta.. bahwa negara manapun.. selalu ada sisi-sisi.. yang mesti diperbaiki. Semoga.. Harapan masih ada... Karena selalu ada harapan. (ADMIN)
Posted in
Karena Saya Adalah Muslimah
05.46
Grup Penulis FaceBook

Alhamdulilah setelah mendapatkan hidayah dan berkerudung. Sekarang mulai hijrah membuka lembaran baru. Ada sebagian teman-teman saya yang bertanya seputar dandanan saya yang sekarang. Jauh berbeda dari keaadaan dulu. Mereka yang berkesempatan pun bertanya, "Kok,sekarang beda,duh tambah alim?" Ada juga yang sempat bertanya, "Kenapa?"."Kenapa milih berkerudung"? Jawabannya adalah… "KARENA SAYA ADALAH MUSLIMAH".
Masih ingat pengalaman saya ketika SMP kelas 2. Saya yang lupa tidak membawa topi waktu upacara.mendapat hukuman dari kepala sekolah. Karena TAK BERSERAGAM LENGKAP.kepala sekolah meMARAHi kami, sebagai hukuman semua anak2 yang tidak membawa topi disuruh menghadap ke timur.dengan teriknya sinar matahari. Berharap agar kesalahan tidak terulang lagi.
Renungan ini muncul dan timbul dalam benak saya. Bagaimanakah jika yang tak BERSERAGAM LENGKAP itu adalah seorang muslimah.yang tak mengenakan topinya (kerudungnya). MARAH kah Tuhan kepada muslimah itu? Mungkin dalam masa sekarang kita belum bisa merasakanya.karena kita belum berhadapan dengan yang namanya kematian. Tapi.,cobalah sebelum terlambat kita sadari.apa yang terjadi di sekitar kita hari ini. Bukankah itu juga hasil dari kelakuan kita. Karena penebangan liar terjadilah tanah longsor dan bencana alam lainnya.
Kembali tentang kerudung. Sekarang di sekitar kita banyak tindakan yang menyalahi aturan. Asusila, kecelakaan, hamil di luar nikah banyak terjadi. Akibatnya ada yang sampai menggugurkan janin sendiri. Bukankah ini juga atas kesalahan kaum Hawa sendiri yg tak mau menutup auratnya. Sering kita jumpai pula pasangan muda mudi yang tidak hanya bergenggaman tangan.malahan ada sebagian mereka yg berani bercumbu mesra di tempat umum.belum ada jalinan khalal.mirisnya seorang muslimah yg sudah berkerudungpun melakukan hal tersebut. Jadi… BERKERUDUNG TIDAK SEKEDAR MENUTUP AURAT.
Seandainya diingatkan malah dibilang sok tebel iman dan kampungan. Bukankah inilah ajaran islam yg benar. Mereka menyangkal. Yang penting kan gak sampai hamil di luar nikah. Trus bgaimana dngan kenyataan yg ada?
inikah negara Indonesia yang katanya "Negara Timur" Kenapa bercermin dngan negara barat.
Lihat link ini semoga bermanfaat:
asyrafdinie.blogspot.com
"La taqrabu zina..jangan dekati zina!
kita baca Al-Qur'an kan? Sedikit...,kurang atau jarang baca...? Mari sekejap melihat surat An-Nur.
"KATAKANLAH KEPADA WANITA YANG BERIMAN"HENDAKLAH MEREREKA MENAHAN PANDANGANNYA DAN MEMELIHARA KEMALUANNYA DAN JANGANLAH MEREKA MENAMPAKKAN PERHIASANNYA,KECUALI YANG (BIASA)NAMPAK DARIPADANYA.DAN HENDAKLAH MEREKA MENUTUPKAN KAIN KUDUNG ITU KE DADANYA,DAN JANGANLAH MENAMPAKKAN PERHIASANNYA KECUALI KEPADA SUAMI MEREKA ATAU AYAH MEREKA ATAU AYAH SUAMI MEREKA ATAU PUTERA2 MEREKA ATAU PUTERA2 SUAMI MEREKA ATAU SAUDARA2 LELAKI MEREKA ATAU PUTRA2 SAUDARA LELALI MEREKA ATAU PUTERA2 SAUDARA PEREMPUAN MEREKA ATAU WANITA2 ISLAM,ATAU BUDAK2 YG MEREKA MILIKI,ATAU PELAYAN2 LELAKI YG TDK MEMILIKI KEINGINAN TERHADAP WANIA ATAU ANAK2 YG BLM MENGERTI TTG AURAT WANITA.DAN JANGANLAH MEREKA MEMUKULKAN KAKINYA AGAR DI KETAHUI PERHIASAN YG MEREKA SEMBUNYIKAN.DAN BERTAUBATLAH KAMU SEKALIAN KEPADA ALLAH S.W.T,HAI ORANG2 YG BERIMAN SUPAYA KAMU BERUNTUNG."(An-Nur:24-31)
Ada perasaan tak, "MENUTUPKAN KAIN KUDUNG ITU KE DADANYA..". Kalau sekali baca, kita faham maksudnya ialah berkerudung sampai tertutup dada kan? Kalau tak pake kudung itu bagaimana ya?
Setelah itu merasa lagi tidak… "MENAHAN PANDANGAN DAN MEMELIHARA KEMALUANNYA DAN JANGAN MENAMPAKKAN PERHISANNYA KECUALI...". Al-Qur'an menyuruh seperti ini,tapi dalam masyarakat, Bagaimana saya... apa yang mereka lakukan...? Apa yang kita lakukan? Apa yang artis lakukan? Apa yang orang baik lakukan?
Mengapa umat Islam lain dari apa yang Al-Qur'an suruh? Mengapa umat Islam macam ini? Tidak marahkah Allah jika perintah Nya tidak di pedulikna? Tak adakah balasan bagi orang yang melawan?
Kalau ada saudariku seiman yang belum berkerudung baca tulisan ini, jangan marah ya. Lebih baik cepat-cepat berkerudung jika belum. Sebab kalau esok-esok, kemudian didahului mati bisakah minta Allah kembalikan ke dunia lagi baru hendak pakai kerudung?
Saya juga baca di sebuah majalah. Ada saudari kita yang sadar dan mau berkerudung setelah berita Tsunami Aceh. Semoga bisa menjadi bahan renungan sebelum kita terlambat.
Chusni Sari Nihayati (Melanie Ceria)
Posted in
Aku Menulis Maka Aku... ADA
05.48
Grup Penulis FaceBook

Tradisi Menulis Orang Besar
“Aku tidak ingin membuat buku, Aku hanya ingin melahirkan penulis buku.” Sebuah ungkapan bijak ini pernah terlontar dari seorang ulama. Dunia mengenal namanya sebagai Hasan Al Banna. Seorang mujahid luar biasa, pemimpin pergerakan Ikhwanul Muslimin. Sebuah organisasi dakwah dan politik yang tersebar hampir di 70 negara. Di bawah asuhan beliau, bukan hanya melahirkan para generasi mujahid. Tapi juga menghasilkan buah karya besar yang bisa dinikmati kaum muslimin hari ini.
Benar beliau tidak menulis buku. Tapi para pengikutnya terus menyebarkan gagasan dan menulis buku. ” Risalah Pergerakan” muncul sebagai salah peninggalan emas Ustadz Hasan Al Banna. Kumpulan tulisan yang berhasil memotivasi orang menulis dan menanamkan semangat mengamalkan nilai Islami. Sebuah inspirasi bagi penerus beliau untuk memperjuangan Islam dengan pena. Tak heran kalimat di dalamnya berhasil menggerakkan hati para pengikutnya. Mereka berjuang, bergerak dan banyak mewarisi pemikiran Hasan Al Banna .
Dia tidak meninggalkan warisan harta. Tapi lebih tinggi dari itu, beliau mewariskan buah pemikiran yang abadi. Penanya tidak mengering dan terus membasahi alam pikiran generasi sesudahnya. Gelora semangatnya membantu murid – muridnya melahirkan karya baru. Terbitlah ”Halal dan Haram” karya Yusuf Qaradhawi. Sebuah buku garis pemisah perintah dan larangan Allah. Tak menulis buku, tapi melahirkan penulis buku. Itulah prinsip Hasan Al Banna. Pada masa sekarang tradisi itu diteruskan Anis Matta. Seorang politisi DPR/MPR yang tidak berhenti memotivasi orang lain dengan gagasan besarnya. Tak ada sebuah tulisan yang dibuatnya khusus menjadi buku. Tapi begitu banyak buah pena beliau di berbagai majalah yang menjadi buku. Subhaanallah, begitulah cara para penulis besar membagi gagasannya dengan orang lain.
Menulis Untuk Melawan
Bagaimana orang mengenal Imam Hanafi, Malik, Hambali, Syafi’i?. Jika pertanyaan itu diajukan kepada Anda, berbagai jawaban akan lahir. Tapi ada suatu jawaban pendek : mereka ada karena mereka menulis. Setiap karya fiqih mereka dibukukan dan dicetak ulang. Manusia zaman sekarang tak bertemu mereka, tapi bisa melihat dan membaca gagasan para imam tersebut. Bayangkan jika tak dituliskan, mungkin kita tidak akan bisa merasakan pemikiran fiqih para ulama itu.
Pena menggerakkan hati para ulama. Tak hentinya produktivitas menulis ditumbuhkan. Beragam ilmu terus digali. Demi satu tujuan bagaimana mencerdaskan umat. Setiap masalah dibahas bahkan sampai hal terperinci. Ketika terdapat suatu kesalahan pada sebuah buku, tak sungkan saran para ulama faqih lain dipertimbangkan. Sebuah koreksi diterima dengan lapang hati. Mereka sadar, menulis adalah pelestarian sarana dakwah.
Menulis sendiri menuai banyak manfaat. Dengan menulis manusia dibiasakan membaca alam dan buku. Fenomena alam dan sosial diceritakan melalui bahasa verbal. Makin banyak menulis, kepekaan sosial semakin terlatih. Menulis juga membudayakan kebiasaan berpikir. Sebab penulis terbiasakan membaca buku, berpikir kemudian menuangkan gagasan dalam alam pikiran.
Bagi sebagian penulis Islam, menulis adalah alat perlawanan. Lihat bagaimana Herry Nurdi menulis, tulisannya mampu menumbuhkan semangat melawan Israel. Setiap gejala sosial penindasan menciptakan inspirasi berbagi sesama muslim lainnya. Tragedi Pattani menggugah kesadaran beliau menulis ada penindasan besar melanda muslim Pattani. Kesadaran hampir sama terdapat pada sosok Cahyadi Takariawan. Ustadz dari Yogya berusaha membendung peradaban Yunani. Beliau kemudian membuat buku ”Dialog Peradaban”. Sebuah refleksi atas kegagalan budaya Barat dan Yunani membendung arus besar pemikiran dan peradaban Islam.
Prinsip menulis adalah alat perlawanan juga menggerakkan hati Najib Kailani. Sastrawan dan sejarawan asal Mesir yang produktif menulis. Berbagai kisah sejarah berhasil diramu ringan dalam bentuk novel. ”Bayang – Bayang Hitam”, sebuah novel sejarah yang melukiskan kisah perjuangan Kaisar Iyasu di Ethiopia. Beliau berjuang menegakkan prinsip hidup seorang muslim dalam lingkungan Kristen. Sejarah keindahan Islam berhasil diluruskan sehingga pembaca tahu bagaimana sejarah Islam yang benar. Tak ketinggalan Ustadz Ferry Nur dalam buku ”Palestina, Pertanyaan Berjawab”. Dikisahkan bagaimana sejarah peran Palestina sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Tak ketinggalan berbagai macam alasan fundamental mengapa Palestina harus merdeka. Setiap tulisan bertabur semangat perlawanan terhadap keangkuhan Israel.
Seorang Muslim Harus Menulis
Ada sebuah penelitian menarik dari James Pennebaker, profesor psikolog di Southern Methodist University. Menurut Pennebaker, menulis perasaan akan menimbulkan pengaruh positif bagi kesehatan dan kekebalan tubuh. Orang yang terbisa menulis buku harian teruji dan terbukti kekebalan tubuhnya dibandingkan orang yang tidak memiliki buku harian (menulis).
Menulis di mana saja dan kapan saja. Jika anda melihat timbul aliran sesat, buat tulisan dan kirim opini ke media massa. Tradisi ini dikembangkan Ustadz Rahmat Abdullah. Sekedar contoh lain, jika anda tidak setuju masalah terorisme. Buatlah sebuah tulisan di mading kampus, facebook dan blog pribadi anda atau organisasi. Tulisan berpotensi mempengaruhi publik dan menggalang opini masyarakat. Selama penulis yang mengabarkan kebenaran (al haq) terus mengeksistensikan dirinya, niscaya tulisan yang menebarkan kebencian terhadap Islam (al batil)akan terus mendapatkan perlawanan.
Anda, saya dan kita setiap muslim harus menulis.
Menulis dapat menjadi sarana ampuh memperjuangkan kepentingan umat Islam. Saat ini banyak bermunculan buku yang mendiskreditkan kaum muslimin. Berita di televisi tak henti menjelekkan Islam. Konspirasi global berlangsung tiap detik. Para orientalis dan kaum Islam liberal terus meracuni pemikiran umat. Mereka membuat buku untuk mendoktrinkan dan menyebarkan gagasan yang dianut dan diperjuangkan.
Kita tidak selayaknya diam. Apa yang ditulis pena seorang da’i sekecil apapun, akan sangat bermanfaat. Sudah seharusnya kita melawan, berjihad dengan pena. Tegakkan Islam di hatimu, niscaya Islam akan tegak di muka bumi. Tidak ada kata telat, Islam menunggu pena menari di atas kertas. Kau masih muda untuk sekedar mengatakan terlambat. Setiap kata, berganti kalimat dan terbentuk sebuah buku. Buku engkau akan semakin memperkaya khasanah pemikiran dan membuka mata dunia tentang keagungan cita rasa Islam.
Terus bergerak mujahid pena, diam berarti mati.
Inggar Saputra
Temui Inggar di blognya… http://koizumiyusuke.multiply.com/
Jakarta, Kamis 18 Maret 2010
Posted in
From Hongkong
05.07
Grup Penulis FaceBook

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM. Alhamdulillah segala puji bagi Allah S.W.T yang telah mengaruniakanku beberapa orang sahabat yang baik hati
Kupersembahkan teruntuk sahabat-sahabatku
Inginku tulis sekelumit cerita tentang kita
Untuk mengenang kalian sahabat-sahabat baikku
Mulai ku merangkai kata
menjadi bait kalimat
Namun, maafkanlah bila hasilnya tak seindah karya ilmiah
Karena aku bukanlah seorang penulis
Tapi aku akan berusaha menulis dng kelembutan dan semangat
Untuk mengabadikan kisah indahnya persahabatan kita
Semoga kalian juga merasakan hangatnya kasih sayang tulus pershbtan ini
Walau kini kalian ada yang telah jauh dari pandang
1.PERJUANGAN INI
Hujan tangis yang mengiringi segenap doa2ku
Peluh keringat yang mewarnai perjuanganku
Dengan basmallah ku ayunkan langkahku
Inginku wujudkan cita dan harapanku
Ya Allah berkahilah dan mudahkanlah jalanku
Moga kian terang cahaya lilin kehidupanku di saat aku menempuh pejalanan hidup
Yang semakin jauh
Bawa sebentuk cita menuju harapan
Dalam angan aku berkhayal jadikan mimpi berwujud pasti
Ku tak ingin diam sampai di sini dan berhenti berlari
WELCOME TO HK (MAY 2006)
Bisikku dalam hati
Hempaskan segala kegalauan dalam jiwaku
Ku harus semangat hingga bintang itu berada dalam pelukku
Karena aku tahu ada do'a dari mereka dalam setiap langkahku
Ada cinta dan ketulusan dari orang di sekitarku
Tak boleh ku biarkanlah langkah lelah menyerang
Niat untuk mencari keridzaan-Mu duhai Ar-Rahman...
* * *
Malam itu sangat indah,gelap namun ceria.Bulan memang tak nampak.malam itu turun hujan. Pertama kalinya aku menapakkan kaki di negara ini.seakan seperti satu menit yang lalu. Aku mendekap erat orang-orang yang ku cinta.seakan tak inginkan perpisahan ini terjadi. Kami bertujuh, aku dan keenam teman-temanku sampai di FEIKEI JIONG.menunggu jemputan dari Agent masing-masing. Sampailah waktunya aku dan seorang temanku harus pergi. Karena jemputan untuk kami telah datang.
Esok harinya bersamaan dengan tenggelamnya sang mentari.hari itulah aku masuk tempat kerjaku dan bertemu seorang SAHABAT, Mbak Alik namanya. Dialah seorang BMI yang kebetulan bekerja di rumah saudara NGOKE LOPAN.......
2.SEPUCUK SURAT DARI SHAHABAT
Saat larut dalam kesendirian
Terbersit rasa rindu di dalam hati
Yang kemudian datang dan lenyap di alam fikiran
Sahabat-sahabatku yang dulu
Dimanah kalian berada adakah kalian merindukanku
Seperti yang ku rasa
* * *
Empat minggu kira-kira, setelah aku bekerja di rumah majikan aku mendapat sepucuk surat dari mbk Ima. Dialah teman yang puitis yang selama ini ku kenal.
From:Ina
to:Adindaku Chusni
Assalamualaikum
Kertas ini memang biasa di pandang. Tp dng ini sebuah salam rindu kan sampai tempat tujuan.
Tiada kata seindah do'a. Tiada rasa semulia syukur. Mungkin tiada banyak kata yang dapat kutulis. Hanya sekedar rasa rindu untukmu selalu dik. Semoga di sana selalu dalam lindungan Allah S.W.T , tekun beribadah dan rajin bekerja.
Bagaimana kabarmu dik?
Alhamdulillah satu mggu setelah kamu terbang, mbak jua dapat panggilan dan berangkat bersama lima teman kita. Bagaimana majikanmu? Mbak berharap nasib kamu sebaik mbak. Dan semoga waktu libur nanti kita dapat di pertemukan kembali.mbak tunggu surat balasan darimu. Take care by yourself
Wassalam wr.wb
Tersentak ku dari diam
Ku hampir tak percaya dengan keadaan nyata
Ku kira ku kan sendirian di negara asing ini
Alhamdulillah ku ucap Syukur pada Tuhan
saat hati ini di himpit rasa kesendirian
Tuhan berikan aku beberapa sahabat yang begitu perhatian
3.SUASANA KOTA
Waktu terus melaju
Detik demi detik mengalir dan haripun berganti
Tak terasa semua banyak berlalu
Kisah dan cerita silih berganti mewarnai perjalanan ini
Hidup akan terus mengalir laksana air
Ku berharap semoga jangan pernah membuat hari-hari mengalir seperti air
Tanpa meninggalkan catatan-catatan berarti dalam lembar kehidupanku ini
* * *
Namanya mbak Sri dari Brebes, perawakannya cukup sederhana. Dan tak ku duga sebelumnya. Dia sudah lama bekerja di sini. Dari dialah ku bisa mendapatkan sebuah kartu telepon untuk menghubungi keluargaku di Indonesia. Setelah kurang lebih dua minggu ku mengenalnya. Hari itu setelah gajianku yang pertama kalinya. Aku meminta bantuannya kembali. Kali ini untuk mendapatkan sebuah mukena.maklum mukenaku dari Indonesia tak ku bawa. Kamipun berjalan menyusuri jalan bersama.mencari Toko Indonesia yang menjual mukena. Ya… aku bagaikan orang asing di negara ini. Dan belum terlalu berpengalaman waktu itu.
Setelah peristiwa yang lalu di Taman.aku semakin berkeinginan tuk membeli mukena.Ketika itu aku,majikan, bersama dua orang anaknya yang menjadi tugasku tuk mengasuh mereka. Pergi jalan-jalan ke Taman YL dan melihat tiga orang muslim Pakistan yang sedang mengerjakan shalat ashar berjama'ah di Taman YL. Majikanku bilang ku boleh mengerjakan shalat. Alhamdulillah do'aku sewaktu di PT dikabulkan oleh yang Kuasa. Amien
Chusni Sari Nihayati (Melanie Ceria)
Posted in
JIHADKU DAN JIHAD MEREKA
00.05
Grup Penulis FaceBook

“kalau pun aku tidak punya kesempatan untuk mengangkat senjata..maka izinkan aku untuk mengangkat pena ini..berjuang menyampaikan kebenaran dan membungkam mereka para penebar kerusakan..”
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan manusia dengan perantaraan kalam........"(QS. Al Alaq: 1-4)
Mungkin aku tidak bisa seperti mereka disana.
Mengangkat senjata..berlari..dan memburu musuh Allah..
Atau menggenggam batu, kemudian melontarkannya ke arah zionis laknatullah sebagaimana saudara-saudaraku di Palestina. Negeri para syuhada…
Disini, di tempatku berpijak. aku hanya bisa berteriak…”bebaskan..bebaskan…bebaskan…!!”Mengacungkan tanganku ke langit sambil melaknat zionis,,atau beberapa rupiah yang kukirimkan untuk saudaraku disana sebagai bentuk cintaku untuk mereka. Dan pada akhirnya, kutengadahkan tanganku ke atas langit memohon pertolongan dari-Nya..
Aku pun punya moto hidup seperti kalian,
”Isykariman aumut syahidah, hidup mulia atau mati syahid...”
Hanya saja, mungkin kau lebih dekat dengan tujuan mulia itu. Syahid bisa saja kau dapatkan setiap saat ( jika Allah menghendaki ), karena disana terhampar luas medan jihad.
Aku pernah bermimpi berada disana. Berlari bersama kalian, menggengganm batu-batu intifadah, dan menjaga kiblat pertama kaum Muslimin ( Masjid Al-aqso ) dari para musuh-musuh Allah.
Kurasakan, betapa syurga sangat dekat disana. Aroma-aroma syurga terpancar dari darah para mujahid yang telah syahid. Aku ingin seperti kalian. Menyerahkan jiwa dan raga ini untuk Islam...menjaga kehormatan kaum Muslimin...
Tapi aku sadar, ternyata aku tidak disana...
Aku berada jauh dari saudara-saudaraku di Palestina. Hanya melalui media aku bisa tahu bagaimana keadaan kalian disana. Hari-hari kalian yang penuh dengan penderitaan, rumah-rumah kalian yang selalu hancur diratakan oleh buldoser mereka !! dan dunia yang semakin tidak adil melihat permasalahan kalian. Bahkan mereka menutup mata atas apa yang telah terjadi di negeri kalian. Mereka yang katanya lebih paham tentang kemanusiaan, mereka yang katanya lebih beradab....tapi hanya diam melihat kebiadaban disana..!!
Walaupun dunia menutup mata terhadap kalian, tapi mataku akan selalu terbuka buat kalian. Terutama mata hatiku. Palestina akan selalu punya tempat tersendiri di hatiku,,”jauh di mata dekat dihati..”
Untukmu jiwa-jiwa kami
Untukmu darah kami
Untukmu jiwa dan darah kami
Wahai Al-Aqsho tercinta
Kami akan berjuang
Demi kebangkitan Islam
Kami rela berkorban
Demi Islam yang mulia
Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu
Untukmu, Palestina tercinta
Kami penuhi panggilanmu
Untukmu, Al-Aqsho yang mulia
Kami kan terus bersamamu..
(Palestina Tercinta, Shoutul Harokah)
biarkan saat ini aku menjadi mujahid, namun bukan dengan mengangkat senjata . Tapi menggenggam pena..inilah senjataku..
Pena yang akan kujadikan sebagai alat perjuanganku. Menuliskan pesan-pesan ukhrawi dan mengobarkan semangat jihad ke seantero negeriku. Mungkin kata jihad di negriku menjadi sesuatu yang menakutkan. Ini tak lain adalah ulah pena-pena mereka yang tidak bertanggung jawab, menyebarkan opini yang menyesatkan. Biar aku bungkam mereka dengan penaku!!
Kan kuhalau semua pemikiran dan ideologi sesat... hanya ideologi Islam yang menggerakkan penaku..
Karena aku adalah Mujahid Pena !!
"Nuun, demi kalam dan apa yang mereka tulis..�(QS. Al Qalam: 1)
Akhirnya, aku berlindung dari setiap goresan penaku.
Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan." (QS. Ash Shaff: 3)
Salam Jihad selalu,
Aqil El Banna
Kenali Aqil di blognya... http://aqilelbanna.blogspot.com
Posted in

